Kamis, 06 Maret 2008

TENTANG GUA BUNDA MARIA RATU BESOKOR


Pembangunan tempat tersebut dimulai Juli 2002. Kompleks itu dilengkapi tempat misa, gua sumber air bersih, tempat Bunda Maria dan areal untuk doa jalan salib.Tidak ketinggalan juga dilengkapi dengan tempat parkir seluas 700m2. Pemrakarsanya adalah romo Paroki St. Martinus, Weleri, T. Widyatmoko SJ. Dia memilih tempat itu karena jauh dari keramaian. Peresmiannya ditandai dengan pemberkatan oleh Uskup Agung Semarang Mgr Ign Suharyo SJ, sekaligus memimpin misa konselebrasi yang dihadiri sekitar 3000an umat Katolik dari berbagai daerah, antara lain dari Yogyakarta, Pekalongan dan Bandung.

Dalam misa Uskup juga mengatakan, saat ini mulai muncul istilah baru, yaitu ziarek, yang merupakan kependekan dari ziarah dan rekreasi. "Ziarek sesungguhnya tidak berarti jalan-jalan atau piknik, ziarek memiliki arti penciptaan kembali. Jadi, dengan berziarah, orang sebenarnya diharapkan mengalami penciptaan kembali yang kemudian membuat hidupnya lebih teratur, lebih harmonis" ujar Uskup Agung Semarang waktu itu. Setelah itu, uskup dan Bupati Kendal H. Hendy Boedoro SH mendandatangani prasasti dan melepas beberapa ekor burung derkuku.
Sumber: www.guamaria.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar